
Alquran menyebutkan Ulama ada 2 x. Pertama: Di dalam surah Fathir ayat 28 : Sesungguhnya yang takut kepada Allah di antara hamba-hambanNya hanyalah ulama". Ayat ini berbicara dalam konteks ajakan, untuk mempelajari, memperhatikan turunnya hujan dari langit beraneka ragamnya buah-buahan, gunung-gunung dan fenomena alam yang menjadi ayat-ayat Kauniah. Orang-orang yang memiliki pengetahuan di bidang itu adalah para ulama-ulama yang takut kepada Allah Swt.
Yang kedua : Di dalam surah as-Syu'ara ayat 197 : "Dan apakah tidak cukup menjadi bukti bagi mereka, bahwa para ulama Bani Israil mengetahuinya?". Ayat ini berbicara dalam konteks turunnya Alquran, yang dibawa oleh Jibril, yang disampaikan kepada Nabi MUHAMMAD Saw, dan kebenarannya diakui oleh ulama Bani Israil.Berdasarkan 2 ayat di atas dapat disimpulkan bahwa para ulama ialah orang-orang yang memiliki ilmu pengetahuan yang luas mencakup ayat-ayat Kauniah (fenomena alam) dan ayat Quraniah.
Bila kita telusuri, kata ulama berasal dari ilmu, dan kata ilmu dan yang sejalan dengan makna ilmu berulang-ulang di dalam Alquran lebih 800 kali, ternyata ilmu yang terpuji di sisi Allah Swt. adalah ilmu yang dibarengi rasa Khasyyah (takut) kepada Allah Swt. dan tunduk kepada yang memberikan ilmu pengetahuan itu sendiri.