YAYASAN ASY SYAHIDAH TAUHID "RUMAH SINGGAH - TAHFIDZUL QUR'AN" , Bank Sumut Cab. Tembung Rek. 109.02.04.014299-9 an. Yayasan As Syahidah Tauhid

AKTE NOTARIS : NO. 25 TANGGAL 30 JUNI 2008,NIDA HUSNA SH. NSM : 4 1 2 1 2 1 0 1 7 5 0 1, NPWP : 31.320.826.6-125.000
Computer Tips Download
KONFIRMASI SEDEKAH SMS 087766100854(Konfirmasi Anda Sangat Kami Butuhkan)

Belajar Al Qur'an OnLine

Tampilkan postingan dengan label nasehat. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label nasehat. Tampilkan semua postingan

Selasa, 10 Mei 2011

NASEHAT AL-QUR'AN AGAR KITA SELALU BERBUAT BAIK DAN TIDAK KIKIR

Kikir adalah watak asli manusia :


"...Dan adalah manusia itu sangat kikir." QS. Al Israa" : 17

"...walaupun manusia itu menurut tabiatnya kikir." QS An-Nisaa" : 128

"Sesungguhnya manusia diciptakan bersifat keluh kesah lagi kikir. Apabila ia ditimpa kesusahan ia berkeluh kesah, dan apabila ia mendapat kebaikan ia amat kikir, kecuali orang-orang yang mengerjakan shalat, yang mereka itu tetap mengerjakan shalatnya, dan orang-orang yang dalam hartanya tersedia bagian tertentu, bagi orang (miskin) yang meminta dan orang yang tidak mempunyai apa-apa (yang tidak mau meminta), dan orang-orang yang mempercayai hari pembalasan, dan orang-orang yang takut terhadap azab Tuhannya." QS. Al Ma´aarij: 19 - 27

Kikir adalah salah satu ciri dari orang yang sombong :

"Sembahlah Allah dan janganlah kamu mempersekutukan-Nya dengan sesuatupun. Dan berbuat baiklah kepada dua orang ibu-bapa, karib-kerabat, anak-anak yatim, orang-orang miskin, tetangga yang dekat dan tetangga yang jauh, dan teman sejawat, ibnu sabil dan hamba sahayamu. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang sombong dan membangga-banggakan diri,

(yaitu) orang-orang yang kikir, dan menyuruh orang lain berbuat kikir, dan menyembunyikan karunia Allah yang telah diberikan-Nya kepada mereka. Dan Kami telah menyediakan untuk orang-orang kafir (kafir terhadap nikmat Allah) siksa yang menghinakan.

Dan (juga) orang-orang yang menafkahkan harta-harta mereka karena riya kepada manusia, dan orang-orang yang tidak beriman kepada Allah dan kepada hari kemudian. Barangsiapa yang mengambil syaitan itu menjadi temannya, maka syaitan itu adalah teman yang seburuk-buruknya.

Apakah kemudharatannya bagi mereka, kalau mereka beriman kepada Allah dan hari kemudian dan menafkahkan sebahagian rezki yang telah diberikan Allah kepada mereka ? Dan adalah Allah Maha Mengetahui keadaan mereka." QS. An-Nisa 36-39

Setan menakuti-nakuti kita dengan kemiskinan sehingga kita takut berbuat baik :

"Syaitan menjanjikan (menakut-nakuti) kamu dengan kemiskinan dan menyuruh kamu berbuat kejahatan (kikir); sedang Allah menjadikan untukmu ampunan daripada-Nya dan karunia[170>. Dan Allah Maha Luas (karunia-Nya) lagi Maha Mengatahui". QS. Al-Baqarah : 268

Jangan takut miskin, sebab Allah pasti melipatgandakan kebaikan kita :

"Sesungguhnya Allah tidak menganiaya seseorang walaupun sebesar zarrah, dan jika ada kebajikan sebesar zarrah, niscaya Allah akan melipat gandakannya dan memberikan dari sisi-Nya pahala yang besar." QS.An Nisaa": 26-40

"Siapakah yang mau memberi pinjaman kepada Allah, pinjaman yang baik (menafkahkan hartanya di jalan Allah), maka Allah akan meperlipat gandakan pembayaran kepadanya dengan lipat ganda yang banyak. Dan Allah menyempitkan dan melapangkan (rezki) dan kepada-Nya-lah kamu dikembalikan." QS. Al-Baqarah : 245

"Dan sekali-kali bukanlah harta dan bukan (pula) anak-anak kamu yang mendekatkan kamu kepada Kami sedikitpun; tetapi orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal-amal (saleh, mereka itulah yang memperoleh balasan yang berlipat ganda disebabkan apa yang telah mereka kerjakan; dan mereka aman sentosa di tempat-tempat yang tinggi (dalam syurga)." QS. Saba" : 37

Allah tidak membutuhkan kekayaan kita, tapi kitalah yang membutuhkanNya :

"Ingatlah, kamu ini orang-orang yang diajak untuk menafkahkan (hartamu) pada jalan Allah. Maka di antara kamu ada yang kikir, dan siapa yang kikir sesungguhnya dia hanyalah kikir terhadap dirinya sendiri. Dan Allah-lah yang Maha Kaya sedangkan kamulah orang-orang yang berkehendak (kepada-Nya); dan jika kamu berpaling niscaya Dia akan mengganti (kamu) dengan kaum yang lain; dan mereka tidak akan seperti kamu ini." QS. Muhammad : 38

Akibat bagi orang yang Bakhil (kikir) :

"Sekali-kali janganlah orang-orang yang bakhil dengan harta yang Allah berikan kepada mereka dari karuniaNya menyangka, bahwa kebakhilan itu baik bagi mereka. Sebenarnya kebakhilan itu adalah buruk bagi mereka. Harta yang mereka bakhilkan itu akan dikalungkan kelak di lehernya di hari kiamat. Dan kepunyaan Allah-lah segala warisan (yang ada) di langit dan di bumi. Dan Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan." QS. Ali "Imran : 180

"Dan adapun orang-orang yang bakhil dan merasa dirinya cukup, serta mendustakan pahala terbaik, maka kelak Kami akan menyiapkan baginya (jalan) yang sukar. Dan hartanya tidak bermanfaat baginya apabila ia telah binasa." QS. Al-Lail 8-11



"Sesungguhnya kehidupan dunia hanyalah permainan dan senda gurau. Dan jika kamu beriman dan bertakwa, Allah akan memberikan pahala kepadamu dan Dia tidak akan meminta harta-hartamu." QS. Muhammad : 36.
»»  READMORE...

Minggu, 08 Mei 2011

3 NASEHAT UNTUKMU SAHABAT...


Tiga Nasehat
BY : KANG MAS SYEKH SUFI AKHIR ZAMAN

Pada suatu hari ada seseorang yang menangkap burung. Burung itu berkata kepadanya, “Aku tak berguna bagimu sebagai tawanan. Lepaskan saja aku, nanti kuberi kau tiga nasehat.”

Si burung berjanji akan memberikan nasehat pertama ketika masih berada dalam genggaman orang itu, yang kedua akan diberikannya ketika ia sudah berada di cabang pohon, dan yang ketiga ketika ia sudah mencapai puncak bukit.
Orang itu setuju, dan meminta nasehat pertama.
Kata burung itu,

“Kalau kau kehilangan sesuatu, meskipun kau menghargainya seperti hidupmu sendiri, jangan menyesalinya.”
Orang itupun melepaskannya, dan burung itu sudah berada di cabang pohon,
Disampaikannya nasehat kedua,

“Jangan percaya kepada segala yang bertentangan dengan akal, apabila tak ada bukti.”
Kemudian burung itu terbang ke puncak bukit,
Dari sana ia berkata,

“Oh manusia malang! diriku terdapat dua permata besar, kalau saja tadi kau membunuhku, kau akan memperolehnya!”

Orang itu sangat menyesal memikirkan kehilangannya, namun kata orang itu, “Setidaknya, katakan padaku nasehat yang ketiga itu!”
Si burung menjawab,

“Alangkah bodohnya kau, meminta nasehat ketiga sedangkan yang kedua pun belum kau renungkan sama sekali! Sudah kukatakan padamu agar jangan kecewa kalau kehilangan, dan jangan mempercayai hal-hal yang bertentangan dengan akal. Kini kau malah melakukan keduanya. Kau menyesali kehilanganmu dan mempercayai pada hal yang tak masuk akal. Aku tidak mungkin cukup besar untuk bisa menyimpan dua permata besar!.”

Kau bodoh. Oleh karenanya kau harus tetap berada dalam keterbatasan yang disediakan bagi manusia.
( YANG TELAH PERGI DARI TATAPANMU TANPA BERBUAT BAIK JANGAN DI BIARKAN,SAMBUTLAH YANG AKAN DATANG DENGAN KEMAMPUAN MU BERBUAT BAIK )
SUFI AKHIR ZAMAN
»»  READMORE...