Siapakah yang memperjalankanmu, Nabi, di malam hening? Di saat perkabungan atas wafatnya istrimu Khadijah masih bersisa di bilik hati, 'seseorang' membangunkanmu dari kelelapan ketika bermalam di rumah sepupumu Hindun. Seseorang yang dimaksud, seperti kisah Dermenghem yang dikutip Dr Haekal (Sejarah Hidup Muhammad), tak lain Jibril yang membawa hewan ajaib buraq dan memerintahkanmu untuk menungganginya. Maka perjalanan malam pun berlangsung.
Di tengah malam yang letih sehingga membisu, engkau memulai perjalanan malam: singgah di Gunung Sinai tempat Musa sempat bicara dengan Allah, shalat bersama Ibrahim, Musa dan Isa di puing puing kuil Ismail di Bait'l-Maqdis. Lalu perjalanan melangit dimulai: di langit pertama, engkau bersua dengan Adam dan menjura hormat; di langit keenam engkau bersua dengan Nuh, Harun, Musa, Ibrahim, Daud, Sulaiman, Idris, Yahya, dan Isa.
Di tengah malam yang letih sehingga membisu, engkau memulai perjalanan malam: singgah di Gunung Sinai tempat Musa sempat bicara dengan Allah, shalat bersama Ibrahim, Musa dan Isa di puing puing kuil Ismail di Bait'l-Maqdis. Lalu perjalanan melangit dimulai: di langit pertama, engkau bersua dengan Adam dan menjura hormat; di langit keenam engkau bersua dengan Nuh, Harun, Musa, Ibrahim, Daud, Sulaiman, Idris, Yahya, dan Isa.